Kamis, 28 Juni 2012

Puisi Cinta : Aku bahagia Di kampung hatimu

Gazebo
Di kampung hatimu aku bahagia, mengukir lembahmu dengan sungai bening berkilau cahaya. Di tepinya sebuah gazebo, tempat aku menggubah seribu puisi tentangmu, dari bingkai jendelanya hanya terlihat pemandangan surga, tempat kita mengabadikan waktu.
Jantungku berdebar untukmu, dawai yang tak pernah kehabisan getar, berirama  melantunkan rindu dan debar, pada ramai air terjun, pada angin yang berhembus di daundaun, pada kicauan burungburung dan rumpun bambu yang bersenandung. Senantiasa kita dengar simfoni yang menggetarkan jiwa.
Hanya kamu di hatiku, di dekapku. Perapian yang tak pernah kehabisan bara, selalu menyala dalam api cinta. Kehangatan adalah menggenangi pipi dengan airmata. Mengubahnya menjadi telaga.
Biarkan cahaya matahari semburat di wajahmu. Agar kunikmati senja kuning langsat. Bulumatamu ilalang senja, tempat sajakku bermain cahaya. Sehamparan dunia dan masadepan yang menjulang hingga nirwana. Bukankah kubalut langit dengan pelangi dan kupetik setangkai mawar untukmu.  Dan sungguh, aku hanya mampu mencintaimu.

Description: Puisi Cinta : Aku bahagia Di kampung hatimu, Rating: 4.5, Reviewer: Majalah Bisnis, ItemReviewed: Puisi Cinta : Aku bahagia Di kampung hatimu