Jumat, 15 Juni 2012

Puisi Curhat : Penyesalan tiada akir

Penyesalan tiada akir
Dulu nyaman aman
Tersisa dalam keindahan
Ku coba tuk melupakan
Perasaan kestiaan
Tak nyaman hati ini
Selalu dibayangi
Rasa takut dan penyesalan
Tak bisa kuganti dengan yang dulu
Hanya bekas tersisa
Bila ketahuan ditaruh mana muka, mulut, bibir, telingaku
Otak sangat bodoh
Kecewa..
Amat perih meritih di hati
Tak tenang jiwa ini
Dosa semakin berlimpah
Tersisa hanya penyesalan tiada akhir
By: wahyudi

Description: Puisi Curhat : Penyesalan tiada akir, Rating: 4.5, Reviewer: Majalah Bisnis, ItemReviewed: Puisi Curhat : Penyesalan tiada akir