Sabtu, 21 Juli 2012

Elegi Ikatan Bulan

Okti Li
Okti Li sejak kecil sudah menyukai membaca dan menulis, pelajaran bahasa
atau mengarang paling disukainya padahal apa yg di tulis kadang tidak
sesuai tema, pokoknya asal nulis saja, menuhin kertas....
Selanjutnya, seiring banyak membaca banyak juga info kepenulisan, semakin
giat belajar, tapi kendala keadaan yg tidak mendukung. Banyak lomba yg
gagal karena lambat pinjam mesin tik, itu sering, selama bertahun-tahun!
Memperdalam lagi jurnalistik, juga tidak selesai, terbentur keadaan juga, tapi
ternyata ilmu dan diktat-diktatnya justru sekarang malah jadi ilmu dasar
yang semakin dipelajarinya.
Banyak belajar dari internet dan sekolah kepenulisan. Asli mengawali lagi
semuanya akhir tahun 2007 sampai sekarang.

 Elegi Ikatan Bulan
Okti Li
Larangan ini
Menggebuk nurani
Perbedaan jalan
tajam menganga...
Kiri kanan
hamparan goda
Tenggelam menciut
buih tersaput
Formosa, tinggalmu
bukan dibalik kemulmu…
1 Syawal 1431 Hijriyah
banjir kata menghujan darah
Langkah, lirih, tatapan
ucapan, deru dan perasaan
Bukan menahan asupan
atau nutrisi tidak seimbang
Hakiki mahluk wajar
yang diciptakan dari pijar
Memuja dan merindukan cinta
kenaikan arsy Nya…
Dalam remang
ada insan gemetaran
Mencukil bekal
pondasi hari dikawal
Ia lakukan
di bawah bantal kemulan
Sulit memisahkan sisi
takut Pencipta atau penggaji
Mengagungkan Pencipta diri
dan menghargai penggaji…
Memupuk taqwa
menabung masa dunia
12
Membiakkan syahwat
menghujat niat
Lilit usus
pemeras keringat haus
Namun tetesan
penghargaan hanya dibalik awan
Kehilangan aqidah
lenyap itikaf dilebur salah…
Kemana kebiasaan di rumah
muslimin muslimah?
Mereka yang tersayat jiwa
dan kalbunya
Mereka yang terluka hampa
dan rasanya
mereka yang tersunat niat
dan seujung taat
Mereka yang tersisih dari keyakinan
dan impian…
Jika hak manusia beragama
apa bedanya kami teraniyaya?
Ramadhan sesemilir
kebisuan yang terlahir
Undang-undang yang terbungkam
pemaksaan yang terjalur karam
Rongrongan nafsu menggelitik
melongok disela cuti dan purnama picik
Harusnya berhenti bertanya
saat nadi ditelikung kaum duafa…
Jika semua adalah hak mereka,
lantas apa kewajiban mereka?

Description: Elegi Ikatan Bulan, Rating: 4.5, Reviewer: Majalah Bisnis, ItemReviewed: Elegi Ikatan Bulan