Rabu, 01 Agustus 2012

Tatapanmu adalah embun di langit subuh


/1/
Tatapanmu adalah embun di langit subuh. Mawar berkacakaca mengembun rindumu yang teduh.
/2/
Pagi pun tak tahu, berapa butir embun kutitipkan pada kuntum, sebab rindu aku pun tak mampu menghitungnya.
/3/
Kelak ada pagi, tanpa embun, tanpa kuntum, hanya mata kita saling peluk, dengan sinar cinta yang lebih hangat dari matahari.
/4/
Lalu kita ciptakan pagi dengan dua cangkir teh. Sebentar lagi uapnya hilang ke dalam sunyi yang disebut rindu.
/5/
Namun tak ada merpati untuk kutitipkan rindu, maka jantungku kuberi sayap, berdegup sendiri terbang menuju kamu.
/6/
Rinduku kerap hinggap di reranting bulumatamu, berlomba terjun ke dalam tatapanmu.

Description: Tatapanmu adalah embun di langit subuh, Rating: 4.5, Reviewer: Majalah Bisnis, ItemReviewed: Tatapanmu adalah embun di langit subuh