Rabu, 05 September 2012

meronta-ronta di puncak jerih pedih.


Pabila suara kau kehilangan bunyi
buntu berdepan nyaring suara kami
tangan kau pun melafas lantang
suara di kerongkong yang tersengkang

Kau menekup keras mulut kami
cuba merendam suara nyaring tinggi
setelah hitam makar kau dibakar hancur
merah hati kau pula disambar lecur.

Lontaran tangan kau bersuara keras
setelah tajam kata kami menoreh merih
memancut darah kau menyembur deras
meronta-ronta di puncak jerih pedih.

Sebelum kaku menerpa tiba
kau cemas berbicara
dari lidah tangan kecewa.

Kami?
Eh, dalam tubuh disangka kerdil ini
darah berani masih laju berlari?

Description: meronta-ronta di puncak jerih pedih., Rating: 4.5, Reviewer: Majalah Bisnis, ItemReviewed: meronta-ronta di puncak jerih pedih.