Rabu, 05 September 2012

Puisi Perjuangan : Dalam kelam cahaya bulan

Malam ini,
Dalam kelam cahaya bulan
Dia lihat kita melumat kerikil

Dari kerdip sinar bintang
Kelip matanya memancar jengkel

“Ah! itu hanya kumpulan kecil manusia gila
Memahat usaha sia-sia!”

Siang nanti,
Bila mentari mula tinggi
Kiranya mata tidak tertipu lagi
Rupanya dalam sepi malam ini
Kita tekun mengukir nyata sebuah mimpi
Kota kukuh besi kursani

Temboknya tebal berdepa
Tiangnya sayup melonjak angkasa
Lantainya merentas lautan memukat benua

Bumbung teduh mustadafin sedunia
Dinding tangis mustakbirin durjana

Description: Puisi Perjuangan : Dalam kelam cahaya bulan, Rating: 4.5, Reviewer: Majalah Bisnis, ItemReviewed: Puisi Perjuangan : Dalam kelam cahaya bulan