Rabu, 05 September 2012

Puisi Perjuangan : Di Suatu Hari Bersinar Mentari

Puisi perjuangan Di Suatu Hari Bersinar Mentari yang saya dapat id internet, lupa situsnya apa , dalam puisi ini menggabungkan cinta cita cita dan perjuangan selamat membaca
Nanti : Di Suatu Hari Bersinar Mentari

Di sini,
Aku bersama sobat-sobat muda, berdahi dewasa
Dalam bulatan berbicara cinta
Memadu kasih pada si Dia
Menyelam lautan bergaramkan Cahaya
Sebagai penyuluh jalan ke Surga

Minda menghirup suri tauladan sang kekasih
Wajahnya dikilas mimpi
Tidak pernah aku temui dalam realiti
Menurut berita yang terpercaya
Dia dari negeri di tengah benua
Berpadang pasir, populasinya si pemakan kurma
Penternak unta

Di negeri gersang dia dibesarkan
Jiwanya bersih bukan kepalang
Wadah rahmat sekelian alam
Untuk dinikmati anak Adam

II

Di sana,
Aku bersama sobat-sobat muda, berdahi dewasa
Pergi ke tengah kota
Menabur idea

Semua tercengang!
Dalam rangkulan kesedaran
Bergemuruhlah suara pemikiran
Hingga ke seberang lautan
Fondasi gedung putih pun bergoncang
Menggangu istirehat pemuja Heraclius si syaitan
Berambut perang

III

Nanti,
Disuatu hari bersinar mentari

Di sana dan di sini,
Pasti! Bendera hitam, dengan kalimah putih melintang
Kata pembuka Gerbang Surga akan terjulang!
Pasti!

fikrul mustanir
Maharani

Description: Puisi Perjuangan : Di Suatu Hari Bersinar Mentari, Rating: 4.5, Reviewer: Majalah Bisnis, ItemReviewed: Puisi Perjuangan : Di Suatu Hari Bersinar Mentari